Notification

×

Iklan

Iklan

Tembus Pasar Luar Negeri, Bupati Kutim Apresiasi UMKM Pisang Kepok Kaubun

Minggu, 03 Oktober 2021 | 23:00 WIB Last Updated 2021-10-04T00:23:08Z


SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman memuji terobosan produksi pisang kepok dari Kecamatan Kaubun yang dikelola Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Ardiansyah mengapresiasi sekaligus bersyukur atas terobosan tersebut.


Atas terobosan tersebut, Kutim didaulat sebagai duta Kaltim di ajang Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) 2021 yang di gelar Kemeterian Ekonomi Investasi Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, pada 12 Oktober 2021 nanti yang bakal disaksikan Presiden RI Joko Widodo secara virtual.


Dia mengatakan, hal itu tentu menjadi salah satu kado indah bagi Pemkab Kutim yang akan berulang tahun pada tanggal yang sama. 


"Alhamdulillah kita (Kutim) bisa mendapat promosi produk (pisang kepok) secara cuma-cuma. Semoga produk ini bisa dilirik oleh para pengusaha yang ikut dalam acara ini," kata Ardiansyah seperti dinukil Kaltimtoday.com (jaringan Nasional News) dari laman resmi Humas Pemkab Kutim, Ahad (3/10/2021).


Ardiansyah menyebut, pisang kepok merupakan salah satu produk andalan pertanian dari Kecamatan Kaubun yang sudah diekspor ke berbagai negara seperti Malaysia, Pakistan dan yang terbaru dikirim ke Kanada pada September lalu. 


Dia berharap melalui even ini, tercipta pangsa pasar pisang kepok yang lebih luas. Sementara itu, Pemkab tentunya akan terus memberikan dorongan kepadan UMKM agar tak henti berinovasi.


Kesempatan tersebut juga digunakan oleh Ardiansyah untuk mengumpulkan beberapa pelaku UMKM. Dia mengapresiasi pelaku UMKM yang mampu bertahan dimasa pandemi COVID-19 seperti saat ini.


“Tadi saya minta kepada mereka (pelaku UMKM) untuk saling bertukar informasi. Karena diantara mereka sudah ada yang menjadi eksportir, sehingga apabila ada produk yang bisa dikembangkan pemasarannya, mereka bisa saling membantu,” tutup Ardiansyah.


Diketahui, Gernas BBI tahun ini adalah lanjutan dari gerakan sebelumnya yang telah diluncurkan oleh Presiden RI Joko Widodo pada 14 Mei 2020. 


Dari 10 kabupaten/kota se-Kaltim, hanya ada 3 daerah yang mewakili provinsi dalam Gernas BBI yakni Samarinda dengan Sarung, Kota Bontang dengan Batik dan Kutim dengan Pisang Kepok.


Gerakan ini adalah ajakan kepada masyarakat untuk menghargai karya-karya anak bangsa yang telah menghasilkan produk dan layanan para pelaku UMKM. Gernas BBI adalah cerminan kepala daerah dalam memberikan motivasi serta pembinaan terhadap para pelaku UMKM.*/Abdul Sakar

×
Advertisement Link di Sini