Notification

×

Iklan

Iklan

Generasi Milenial Didorong Manfaatkan Internet untuk Dakwah Kreatif

Minggu, 19 Desember 2021 | 17:50 WIB Last Updated 2021-12-20T10:50:38Z

Chief Executive Officer BMH Supendi saat menjadi narasumber rangkaian seminar dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pemuda Hidayatullah di Kota Malang, Ahad, 19 Desember 2021 (Foto: Muhammad Faruq/ Nasional.news)

MALANG - Dengan 200 juta lebih pengguna internet dan tingkat penggunaan gadget mobile yang sangat massif di Indonesia, tak ayal pemuda pun didorong memanfaatkan peluang tersebut untuk menyemarakkan dakwah kreatif digital.


"Saatnya pemuda menyemarakkan dakwah di dunia digital ini. Mayoritas penggunanya adalah usia Anda, karena itu, Anda lah yang paling mengerti sajian apa yang tepat untuk anak milenial ini," kata Chief Executive Officer BMH Supendi dalam acara seminar "Membangun Gerakan Dakwah Pemuda di Era Digital" di Malang, Jawa Timur, Ahad (19/12/2021).


Menukil riset Hootsuite Digital Report 2021, Supendi menyebutkan penetrasi pengguna internet di Indonesia mencapai 70,3 persen, dan sebanyak 61,8 persen dari total populasi masyarakat Indonesia sudah familiar menggunakan sosial media.


"Ini angka yang luar biasa untuk dapat ditarget sebagai objek pencerahan dakwah, belum lagi jumlah populasi total pemuda dunia yang menggunakan internet," katanya.


Menurut Supendi, pemanfaatan teknologi informasi hari ini tidak saja sekedar sebagai perangkat untuk saling terhubung dalam waktu nyata (realtime), melainkan juga telah berkembang menjadi wadah baru untuk tumbuhnya bisnis dan industri ekonomi kreatif digital. 


"Dakwah pun harus mulai digitalisasi dengan memanfaatkan kanal kanal media sosial yang ada seperti YouTube yang di Indonesia sendiri paling tinggi tren pengunaannya," katanya.


Supendi berharap, dengan keterlibatan aktif pemuda khususnya Pemuda Hidayatullah dalam dakwah digital melalui kreatifitas produksi content multiplatform, hal itu akan turut mencerahkan masyarakat tentang Islam rahmatan lil 'alamin, menangkal hoaks, dan meluruskan berbagai stigma buruk terhadap Islam yang banyak beredar di internet.


"Semoga Pemuda Hidayatullah bisa menjadi agent kebaikan atau sebagai duta pencerahan Islam di dunia digital," harapnya.


Seminar kepemudaan tersebut digelar sebagaian bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pemuda Hidayatullah yang berlangsung selama 3 hari di Komplek Ar Rohmah Putri 2, Kampus Pesantren Hidayatullah, Malang, 17-19 Desember 2021. 

×
Advertisement Link di Sini