Lainnya
    Advertisement

    Imam Nawawi Pesankan 3 Hal Utama Bagi Santri Remaja Sukses di Masa Depan

    Baca Juga

    - Advertisement -
    masimam

    BOGOR | Langit mulai kehilangan warna emasnya, waktu mulai menyapu seluruh warna langit. Para santri putra dan putri pun telah menunaikan shalat Maghrib usai buka puasa sunnah bersama di Rumah Quran Bunayya Ciampea Bogor, Perum Puri Arraya Tahap 2, Blok JC 17, Desa Cicadas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ahad (25/12/23).

    Tak lama hadirlah sosok pembina Rumah Quran Bunayya Ciampea Bogor, Imam Nawawi, duduk membersamai para generasi muda umat dan bangsa itu dengan duduk bersila di antara lokus santri putri dan putra.

    Kepada para santri, pria yang juga akrab disapa Mas Imam itu memberikan bekal mengisi kehidupan sehari-hari bagi para santri. Menurutnya ada 3 hal untuk sukes mengisi hari ini menjadi baik di masa depan.

    - Advertisement -

    “Pertama,” katanya, “Santri harus siap mengikuti aturan yang ada. Kapan tidur, kapan bangun, dan apa yang harus dilakukan, semua harus diikuti dengan penuh kesadaran.”

    Langkah itu penting agar tumbuh mental disiplin, cekatan dan skill menata hidup sehari-hari.

    “Kedua, tekunlah membaca,” tegas penulis yang juga aktif berkecimpung pada lembaga studi dan pengembangan pemuda di Progressive Studies and Empowerment Center (PROSPECT).

    mas imam

    “Tidak ada orang sukses dan berpengaruh melainkan mereka sangat tekun dan gemar membaca. Seperti Bung Karno, Bung Hatta, KH. Agus Salim dan Buya Hamka,” ungkapnya menegaskan.

    Bahkan kalau ingin butuh terhadap membaca, pria yang aktif menulis di www.masimamnawawi.com itu mengutip ungkapan Kang Maman (Maman Suherman), seringlah menulis. “Kata Kang Maman, menulis itu artinya membaca berulang kali, membaca tiada henti.”

    Selanjutnya diskusi.

    “Diskusi adalah langkah utama untuk membentuk kecerdasan berpikir sekaligus berbicara. Generasi Islam harus mampu berbicara dengan baik. Oleh sebab itu usahakan tidak berbicara kecuali baik, benar dan itu ilmu,” tegasnya.

    Usai paparan itu, tampak para santri tumbuh antusiasmenya menjadi lebih baik. Itu terpancar dari aura wajah, sorot mata dan gestur yang mulai ingin segera mengisi waktu-waktu ke depan para santri dengan kebaikan-kebaikan diri.

    Pada kesempatan tersebut turut hadir pembina yang membersamai narasumber yaitu Ustadz Ahmad Muzakky, Pengasuh Rumah Quran Bunayya Ciampea Bogor Ustadz Abdul Hamid Sapari, dan Bang Anchal selaku pengawal. (nns/ybh)

    - Advertisement -
    - Advertisement -spot_img
    - Advertisement -spot_img

    Baca Terbaru

    Iklan Layanan Masyarakatspot_img

    Sayang Dilewatkan

    - Banner Advertisement -spot_img